Perizinan Yang Harus Dimiliki Untuk Berusaha Di Indonesia

0
197

Bacaan Receh – Memulai usaha atau membangun bisnis pada dasarnya tidak sulit, namun ada beberapa aspek yang membutuhkan perhatian khusus jika ingin semua prosesnya lancar. Salah satunya adalah urusan terkait dengan dokumen-dokumen perizinan usaha.

Di Indonesia banyak sekali ragam dokumen atau perizinan usaha yang harus dimiliki oleh pelaku usaha. Baik itu usaha perseorangan maupun yang berbentuk badan hukum semacam CV atau PT. Jenis perizinannya pun beragam tergantung dari jenis usaha yang akan dijalani.

Bahkan sering terjadi ada perbedaan syarat dokumen atau perizinan yang dibutuhkan antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya. Namun terlepas dari adanya perbedaan tersebut, sebagai pengusaha yang baik sudah sepatutnya anda memiliki semua dokumen perizinan usaha yang dibutuhkan.

Baca juga: Kata Sandi Yang Kuat Menjaga Akun Tetap Selamat

Berikut adalah beberapa jenis dokumen perizinan yang dibutuhkan sebagai dasar legalitas usaha di Indonesia.

1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Adalah Nomor Pokok yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang digunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

NPWP ini ada dua macam, yaitu NPWP Orang Pribadi yang melekat kepada individu yang memiliki penghasilan dan satunya adalah NPWP Badan Usaha.

Bisa dibilang bahwa semua perijinan pasti membutuhkan NPWP. Baik NPWP Badan Usaha maupun juga NPWP Pribadi selaku pemilik usaha. Jadi alangkah baiknya anda sudah memiliki NPWP sebelum memulai pengurusan ijin usaha yang lainnya.

2. Nomor Induk Berusaha (NIB)

Adalah dokumen identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS (Online Single Submission) setelah pelaku usaha tersebut melakukan pendaftaran.

3. Izin Usaha

Adalah izin yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama Menteri, pimpinan Lembaga, Gubernur, atau Bupati dan Wali Kota, setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran untuk memulai usaha dan atau kegiatan, sampai sebelum pelaksanaan komersial atau operasional dengan memenuhi persyaratan dan atau komitmen.

4. Izin Komersial atau Operasional

Merupakan izin ini diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama Menteri, Pimpinan Lembaga, Gubernur, atau Bupati dan Wali Kota setelah pelaku usaha mendapatkan Izin Usaha dan untuk melakukan kegiatan komersial atau operasional dengan memenuhi persyaratan dan/atau komitmen.

5. Komitmen

Merupakan Surat Pernyataan dari pelaku usaha untuk memenuhi persyaratan Izin Usaha dan atau izin Komersial atau Operasional.

6. Izin Lokasi

Izin yang satu ini diberikan kepada pelaku usaha untuk memperoleh tanah yang diperlukan untuk usaha dan/atau kegiatannya dan berlaku pula, sebagai izin pemindahan hak dan untuk menggunakan tanah tersebut untuk usaha dan/atau kegiatannya.

7. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

IMB adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah Kabupaten/kota kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun gedung baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

Sepintas terlihat kesan bahwa dokumen perizinan yang harus diurus cukup banyak, namun jangan khawatir karena sekarang hampir semua proses perizinan sudah dipermudah oleh pemerintah dan dapat dilakukan secara daring atau online.

Apabila semua syarat dokumen yang dibutuhkan untuk pengurusan izin sudah lengkap dan benar maka tidak sulit untuk mendapatkan izin usaha di Indonesia.

Anda dapat mengakses secara online melalui oss.go.id. untuk mengurus perizinan usaha yang akan dilakukan. Sedangkan untuk asistensi dapat dilakukan di Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) daerah masing-masing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini