Kunci Sukses Mengelola Keuangan Usaha Yang Baru Berjalan

0
246

Bacaan Receh – Perkembangan dunia bisnis startup cukup menjanjikan belakangan ini, tidak terkecuali di Indonesia. Usaha-usaha startup banyak bermunculan dengan ide-ide usaha yang fresh dan baru, dengan inovasi-inovasi yang cemerlang.

Banyak yang menuai sukses melalui bisnis startup namun tidak sedikit juga yang gagal, layu sebelum berkembang.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana bisa sebuah ide cemerlang penuh inovasi namun perusahaannya justru gagal tumbuh dan berkembang.

Well, sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mencari jawaban untuk itu.

Mempunyai ide cemerlang untuk membuka bisnis dan bagaimana menjalankan bisnis adalah dua hal yang sama sekali berbeda.
Selain kegagalan menjalankan manajemen dengan baik, faktor utama lain yang sering menjadi penyebab kegagaalan bisnis startup adalah kurangnya kemampuan mengelola keuangan usaha.

Oke, anggap saja kondisi finansial diawal berdiri sudah mencukupi untuk semua perkiran biaya dan pengeluaran yang akan terjadi. Tapi jika anda tidak disiplin dan hemat serta paham cara mengelola keuangan usaha dengan baik maka tidak banyak yang bisa diharapkan dari bisnis startup tersebut.

Jadi jika anda memiliki bisnis startup atau usaha anda baru berjalan, beberapa kiat berikut mungkin bisa membantu anda dalam mengelola keuangan usaha.

Pisahkan Uang Perusahaan Dengan Uang Pribadi

Ini adalah peraturan pertama dan utama yang wajib dipatuhi bagi pebisnis startup. Mungkin sudah banyak yang pernah mendengar atau tahu hal ini, tapi masih banyak juga yang mengabaikan.

Pengabaian ini bisa menjadi penghalang besar bagi perkembangan bisnis atau usaha yang baru dimulai.

Uang untuk usaha adalah kekayaan milik perusahaan yang digunakan untuk mengembangkan usaha. Uang tersebut hukumnya wajib dipisahkan dari uang pribadi untuk kehidupan sehari-hari meskipun usaha tersebut milik anda sendiri.

Baca juga: Aplikasi Untuk Belajar Bahasa Asing Secara Mudah

Buat Catatan Keuangan Yang Tertib Dan Rapi

Bentuk catatan keuangan tidak harus detail seperti pelajaran akuntansi. Namun isinya paling tidak ada neraca dan laporan laba-rugi.

Semua arus pengeluaran dan pemasukan uang tercatat dengan rapi, dan yang paling penting adalah mudah dipahami oleh mereka yang membaca catatan itu.

Catatan keuangan juga berperan sebagai tolok ukur keberhasilan atau kegagalan usaha, catatan keuangan juga bisa memberikan tanda-tanda terkait kondisi bisnis startup anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini